Pages

Tag Cloud

About Me

Foto saya
Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia
Diberdayakan oleh Blogger.

Keluarga Ketoz

Keluarga Ketoz

Jumat, 20 Juli 2012

Elegi

Allah...
Hatiku sakit lagi. Aku ingin menangis. Aku ingin mengadu pada-Mu.
Hari ini sudah memasuki bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah. Hari ini dia pulang.
Awalnya aku sangat senang. Engkau pun pasti tau itu. Tapi kesenangan itu hanya sementara.
Allah...
Kenapa dia selalu membuat hatiku sakit?
Aku tak meminta apapun darinya. Aku tak meminta dia untuk menjadi kekasihku.
Aku hanya ingin melihatnya. Hanya ingin melihat senyum di wajahnya. Hanya itu.
Tapi..
Mengapa itupun sangat sulit untuk kudapatkan?
Hari ini aku begitu senang karena aku bisa berjumpa dengannya. Tapi apa yang aku dapat. Dia bersikap dingin. Tanpa senyum sedikitpun di wajahnya. Kemana senyum itu Allah? Kemana semua sikap ramahnya?
Allah..
Aku tak tau harus bagaimana. Aku selalu mencoba baik padanya. Tapi dia tak pernah memperdulikan aku.
Aku tau ini semua memang takdir dari-Mu. Aku bertemu dengannya. Jatuh cinta padanya. Dan menangis karenanya.
Apa maksud semua ini Allah?
Kenapa dia yang selalu membuatku menangis dan tertawa dalam sekejab saja.
Dia yang membuat aku bermimpi tinggi. Dan dia juga yang membuat aku terjatuh lagi dan lagi.
Allah kuatkan hatiku.
Read more...
separador

Kamis, 12 Juli 2012

Kita Bertemu Lagi

Dulu.. sangat sering sekali aku berdoa memohon pada Allah agar aku bisa bersama dirimu lagi. Hampir 3 tahun lamanya aku menunggu saat itu. Namun tak kunjung datang. Tapi sekarang Allah mengabulkan doa itu. Kita bertemu lagi. Kita sekampus. Dan kamu kakak seniorku.
Sungguh awalnya aku tak yakin ini terjadi. "Semua takdir Allah indah pada waktunya".. aku selalu yakin akan hal itu. Dan. Sekarang hal itu terjadi padaku. Apa yang harus aku lakukan?? Di saat aku ingin melupakan semua tentang dirimu.. Allah mendekatkan kita kembali. Aku tak pernah tau. Apa maksud dari semua ini. Sekarang aku harus gembira ataukah sedih? Yang bisa ku ucapkan hanya semua rasa syukurku kepada Allah. Ya.. atas semua karunia dan takdir baik yang diberikan kepadaku.
Sejak awal kedekatan kita di SMA, aku tau kau tak sendiri. Hatimu sudah dimiliki oleh orang lain. Dan. Tak mungkin aku bisa merebutnya. Tapi .. aku pun tak tahu mengapa rasa cinta dan sayang ini hadir dalam hatiku hingga saat ini.
Seringkali aku mencoba melupakanmu.. tapi kau selalu tiba-tiba hadir dalam mimpi indahku.
Aku tak menyalahkan siapa-siapa. Kau pernah mengatakan "Jangan pernah menyalahkan keadaan kalau memang kau cinta. Tapi ungkapkanlah dan carilah solusi untuk menghadapinya". . .
Ya. Hal itulah yang pernah ku coba untuk dilakukan. Sekitar 3 tahun yang lalu, tepat setelah lebaran.. aku memberanikan diri untuk mengatakan isi hatiku padamu. Dan di saat itulah aku tahu kau tak mungkin bisa untuk meninggalkan dirinya. Sakit. Perih. Itu yang aku rasakan saat itu. Pernahkah kau mengerti itu? Pernahkah kau sadari itu? Yang aku tahu kau tak pernah bertanya bagaimana keadaanku.
Sekarang kita sekampus. Setiap hari kita akan bertemu. Aku harus bagaimana? bersikap seolah-olah tak pernah mengenalmu? Mungkin itu yang ingin kau lihat.
Kau memang selalu pintar berubah sikap tapi aku tidak. Kadang aku merasa kau dekat walaupun kita sedang berada di kota yang berbeda. Dan kadang pula aku merasa kau sangat jauh bahkan tak bisa kujangkau padahal jarak kita hanya beberapa senti. Kalau kau mengharapkan kita tak usah kenal lagi. Aku akan lakukan itu.
Yang ingin aku ucapkan adalah Terima Kasih telah hadir dalam hidupku. Dan telah memberi warna berbeda di hidupku.
Read more...
separador

Categories

Followers